§
§
Atraumatic care is prosedur done by everyone to client person or family to avoid and minimilized psyicologic and fisical stress . (wong, 1989)
§
§
Atraumatic care is prosedur done by everyone to client person or family to avoid and minimilized psyicologic and fisical stress . (wong, 1989)
Mencuci Tangan Biasa :
Pengertian :Membersihkan tangan dengan sabun dan air bersih (mengalir atau disiramkan)
Tujuan :
1. Mencegah terjadinya infeksi silang melalui tangan. 2. Menjaga kebersihan perseorangan.3. Menjaga kebersihan pasien
Prosedur :
1. Persiapan 1.1. Alat : 1.1.1. Sabun yang mengandung desinfektan dan tidak merusak tangan.1.1.2. Lap tangan bersih dan kering atau alat pengering.2. Langkah-langkah :2.1. Kedua tangan dibasahi di bawah air mengalir.2.2. Tangan disabuni dan digosok terutama di sela-sela jari dan kuku secara merata.2.3. Tangan dibilas dari jari ke arah siku di bawah air mengalir sampai bersih.2.4. Tangan dikeringkan dengan lap atau alat pengering. 3. Hal – hal yang harus diperhatikan :Teliti
Melakukan irigasi Luka
Pengertian : Membersihkan luka kotor dengan cara mengaliri daerah luka dengan cairan tertentu sampai bersih, dikeringkan kemudian diobati sesuai program pengobatan.
Tujuan : 1. Menghilangkan benda asing dari dalam luka.2. Mengurangi bau, cairan busuk dan kuman dari dalam luka.3. Mempercepat proses penyembuhan.
kebijakan : Memenuhi kebutuhan pengobatan dan membantu proses penyembuhan.
Prosedur :1. Persiapan Alat :1.1. 1 set ganti pembalut1.2. Kasa dan tuffer dalam tromol 1.3. Korentanrt qrPril1.4. Akohol 70%1.5. Larutan irigasi yang diperlukan dengan suhu 32,3°C sampai 35°C.1.6. Kom berisi larutan desinfektans 1.7. Kapas suntik1.8. Obat yang diperlukan1.9. Sarung tangan steril 1 pasang 1.10. Bengkok 2 buah 1.11. Plester dan gunting 1.12. Karet alas1.13. Spuit 10 cc steril/irrigator steril dan standar 1.14. K/p kateter nelaton steril1.15. Kantong balutan kotor 2 buah2. Persiapan Pasien :2.1. Memberitahu & menjelaskan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan. 2.2. Membuka sketsel sekeliling tempat tidur.3. Langkah-langkah :3.1. Mengatur posisi pasien, sehingga luka mudah dirawat. Bila perlu membebaskan pakaian pada daerah luka.3.2. Meletakkan karet alas di bawah daerah luka.3.3. Membuka set balutan steril dan meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau.3.4. Melepaskan plester dengan alkohol.3.5. Membuka pembalut lalu memasukkan ke kantong balutan kotor dan kantong segera ditutup.3.6. Membersihkan daerah sekitar luka dengan NaCI. 3.7. Perawat memakai sarung tangan.3.8. Memasang irrigator yang sudah diisi dengan larutan yang diperlukan dan klem kateter ditutup. 3.9. Mengalirkan cairan ke luka dengan tekanan rendah sampai rata dan bersih, bila perlu irigasi ulang. 3.10. Mengeringkan luka dengan kasa steril 3.11. Membersihkan sekitar luka yang dialiri cairan irigasi dengan tuffer alkohol.3.12. Memberi obat pada luka dan menutup luka dengan kasa steril kemudian diplester.3.13. Merapihkan pakaian pasien dan lingkungannya.3.14. Merendam pinset yang telah dipakai dalam larutan desinfektan.3.15. Membersihkan alat-alat dan mengembalikan pada tempatnya.3.16. Perawat mencuci tangan.3.17. Menuliskan tindakan yang telah dilakukan pada daftar perawatan khusus.4. Hal – hal yang perlu diperhatikan : 4.1. Perhatikan tehnik aseptik4.2. Teliti
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!